design logo
muri-logo

PERAIH 3 REKOR

Motivator Termuda
Yang Telah Berkarya di 4 Negara
twitter_android
instagram-v051916_200

Mengapa Entrepreneurship Perlu Belajar?

Suatu kali ketika saya menjadi seorang pembicara di acara Universitas Serang Raya (UNSERA) Banten, selesai memberikan seminar motivasi dan tip-tip menjadi entrepreneur, seorang wartawan datang mendekat kepada saya dan bertanya, "Menurut Bob Sadino, entrepreneur itu tidak perlu belajar, langsung saja terjun memulai usaha, nanti lingkungan yang akan membentuknya, bagaimana menurut Anda?", sayang sekali saya lupa nama wartawannya sehingga saya tidak bisa mencantumkan siapa namanya pada artikel ini.

 

Inilah pendapat saya atas pertanyaan tersebut. Entrepreneurship adalah sebuah ilmu sama halnya dengan keahlian yang lain. Jika saya bertanya apakah setiap orang bisa berkelahi? tentu saja jawabnya pasti bisa. Kalau demikian apakah gunanya belajar bela diri? Bela diri adalah sebuah ilmu keahlian untuk mempertahankan diri ketika musuh menyerang kita, tujuannya adalah agar kita dapat membela diri dan mematahkan serangan lawan dengan lebih efektif dan efisien. Bagaimana jika tidak menguasai bela diri? jawabnya bisa menang atau bisa kalah, pukulan tidak bertenaga dengan maksimal dan tidak tahu bagaimana mengalahkan lawan dengan cepat.

 

Ada juga yang mengatakan bahwa belajar entrepreneurship seperti belajar berenang, asalkan langsung mencemplung dan merasakan maka akan bisa adaptasi dengan sendirinya? Apakah benar demikian? Jawabannya 50:50. Berapa banyak orang mati karena asal mencemplung saat berenang tanpa bekal pengetahuan yang cukup? Saya punya pengalaman pribadi ketika masih kecil. Saya bukanlah orang yang bisa berenang namun kemauan saya sangat kuat untuk dapat berenang. Satu kali bersama 2 orang teman saya yang jago berenang, saya minta diajarkan bagaimana cara berenang, setelah mendapatkan berbagai macam pengetahuan dasar cara berenang, saya pun mulai mencoba di kolam yang dangkal terlebih dahulu. Saat itu saya hanya bisa maju beberapa meter dan tidak tahu bagaimana cara mengambil nafas saat berenang. Teman saya mengusulkan agar saya langsung berlatih di kolam 2 meter agar saya bisa beradaptasi. Karena mereka menjamin bahwa mereka berdua akan menolong saya bila terjadi apa-apa, maka saya pun beranikan diri untuk nekad. Ketika saya mulai berenang, saya tidak mengalami apa-apa hingga waktu ditengah kolam, saya mulai mengalami kesulitan mengambil nafas dan semakin lama semakin panik, akhirnya kedua teman saya pun menolong saya. Seandainya saya tidak ditolong, mungkin saya sudah meninggal karena air kolam pun sampai terminum beberapa teguk oleh saya.

 

Dari pengalaman pahit saat saya berenang, maka tidak ada sebuah jaminan bahwa "asal mencemplung maka kita dapat beradaptasi sendiri". Jika anda mencoba memulai membuka usaha tanpa bekal pengetahuan yang cukup, anda akan bingung saat menghadapi kesulitan yang anda belum pernah persiapkan sebelumnya. Mungkin akan ada 2 pilihan bagi anda saat kesulitan muncul, yaitu bertahan hingga sukses melewatinya atau modal anda habis dan anda menjadi trauma dengan ber-entrepreneur. Beberapa kesulitan yang sering muncul saat memulai usaha adalah bingung akan bisnis apa, bingung karena kenyataan tidak seindah hitungan di atas kertas, bingung bagaimana menghadapi persaingan dan masih banyak kebingungan yang lain. Jadi putuskanlah untuk belajar terlebih dahulu sebelum semuanya sudah terlanjur gagal. Saya menawarkan kesempatan yang praktis bagi siapapun yang ingin belajar entrepreneurship bersama saya melalui BUM CLASS. Silahkan anda klik link berikut ini BUM CLASS atau cari BUM CLASS di bagian menu. Sukses untuk anda (By: Ong Eric Yosua, Motivator Indonesia)

 

shutterstock_76981732

Video Profile Ong Eric Yosua :